Menentukan Warna Kabel Berdasarkan PUIL 2000 dan 2011

Pendahuluan

Arti dan fungsi dari pembedaan warna pada kabel sebenarnya untuk memudahkan kita membedakan antara kabel Fasa, Netral, dan Grounding. Selain itu warna pada kabel memudahkan kita dalam instalasi listrik dan perawatan karena di setiap warna yang ada memiliki arti dan fungsinya masing – masing.

Ketentuan umum pada PUIL tentang warna kabel saat instalasi tertera pada PUIL tahun 2000 halaman 300 Tabel 7.2-1 (Pengenal Inti atau Rel).

Keterangan
  • Fase 1 – Merah 
  • Fase 2 – Kuning
  • Fase 3 – Hitam
  • Netral  – Biru
  • Gorund – Hijau Kuning

Dengan melihat gambar diatas dapat disimpulkan bahwa :

Berdasarkan PUIL 2000 

Ketentuan Warna Pada Puil 2011

Ketentuan umum pada PUIL tentang warna kabel saat instalasi tertera pada PUIL tahun 2011 Amandemen 2013 halaman 19.

Dengan gambar diatas dapat disimpulkan

Pada Ayat 5210.1 MOD Ketentuan Umum

“Sesuai SNI IEC 60445, Untuk konduktor Iln pada sistem a.b. warna yang lebih disukai adalah HITAM, COKLAT, dan ABU-ABU.”

Pada Ayat 5210.2 Penggunaan Warna Loreng Hijau-Kuning

“Warna Loreng Hijau-Kuning hanya boleh digunakan untuk menandai konduktor pembumian

Pada Ayat 5210.3 Penggunaan Warna Biru

“Warna Biru digunakan untuk menandai konduktor netral / kawat tengah”

Kesimpulan

Dapat kita simpulkan bahwa pemberian warna pada kabel mengalami perubah pada PUIL 2000 dan PUIL 2011, Maka dari itu karena PUIL 2011 adalah pedoman terbaru, jadi standar warna yang digunakan adalah PUIL 2011 Amandemen 1 2013.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *